Sabtu, 28 Agustus 2010

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : I (Satu)

Bab 1

Standar Kompetensi
Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Indikator
1. Mendeskripsikan nilai-nilai juang para pahlawan.
2. Menjelaskan proses perjuangan meraih kemerdekaan.
3. Menyebutkan macam-macam perlawanan di daerah pada masa penjajahan.
4. Menceritakan arti dan nilai Kebangkitan Nasional.
5. Menceritakan arti dan nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda.

Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu mendeskripsikan nilai-nilai juang para pahlawan.
2. Siswa mampu menjelaskan proses perjuangan meraih kemerdekaan.
3. Siswa mampu menyebutkan macam-macam perlawanan di daerah pada masa penjajahan.
4. Siswa mampu menceritakan arti dan nilai Kebangkitan Nasional.
5. Siswa mampu menceritakan arti dan nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda.

B. Materi Ajar
1. Indonesia dijajah oleh bangsa asing.
2. Kebangkitan Nasional.
3. Sumpah Pemuda.

C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan selama liburan.
c. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang nama dan asal pahlawan Indonesia.

2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai Indonesia dijajah oleh bangsa asing.
b. Bertanya jawab mengenai suasana pada masa penjajahan.
c. Bertanya jawab mengenai bangsa apa yang pertama kali datang dan menjajah Indonesia.
d. Guru menunjukkan foto/gambar para pahlawan daerah dan menanyakan nama dan asalnya.
e. Guru menjelaskan mengapa timbul perlawanan rakyat di berbagai wilayah.
f. Guru bertanya mengapa perlawanan di berbagai wilayah selalu dapat ditindas.
g. Bersama pasangan, siswa ditugaskan mendeskripsikan nilai-nilai juang para pahlawan.
h. Membaca secara bergantian mengenai Kebangkitan Nasional.
i. Berdiskusi mengenai mengapa timbul kesadaran berbangsa.
j. Guru menjelaskan asal-usul Hari Kebangkitan Nasional.
k. Guru bertanya mengenai nilai-nilai Hari Kebangkitan Nasional pada masa kini.
l. Melanjutkan membaca teks mengenai Sumpah Pemuda.
m. Menjelaskan kepada siswa mengapa timbul Sumpah Pemuda.
n. Bersama-sama mengucapkan sumpah pemuda dengan baik dan sungguh-sungguh.
o. Guru menugaskan siswa untuk menjelaskan isi dan maksud Sumpah Pemuda.
p. Untuk pengayaan dan untuk mengukur ketercapaian kompetensi, siswa ditugaskan untuk mengerjakan soal-soal yang ada di dalam buku kerja/buku paket PKn yaitu halaman 4.

3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar/foto para pahlawan.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 1-3, 3-4.
3. Surat Kabar, dst.

F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen :
1. Menceritakan mengapa Indonesia dapat dijajah selama ratusan tahun oleh bangsa asing.
2. Menjelaskan nilai yang terkandung pada Sumpah Pemuda untuk diterapkan pada masa sekarang ini.



Mengetahui, __________, ___________________

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn



____________________ ____________________
NIP. NIP.





















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : I (Satu)

Bab 1

Standar Kompetensi
Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Kompetensi Dasar
Menceritakan secara singkat nilai kebersamaan dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Indikator
1. Menceritakan nilai kebersamaan dalam proses Perumusan Pancasila.
2. Menyebutkan isi perumusan Negara RI.
3. Menyebutkan isi Piagam Jakarta.
4. Menyebutkan isi Pancasila dengan baik dan tepat.
5. Memahami nilai tiap butir Pancasila.

Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menceritakan nilai kebersamaan dalam proses Perumusan Pancasila.
2. Siswa mampu menyebutkan isi perumusan Negara RI.
3. Siswa mampu menyebutkan isi Piagam Jakarta.
4. Siswa mampu menyebutkan isi Pancasila dengan baik dan tepat.
5. Siswa mampu memahami nilai tiap butir Pancasila.

B. Materi Ajar
1. Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
2. Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
3. Perumusan Dasar Negara RI.
4. Panitia Sembilan.
5. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
6. Rumusan Pancasila yang disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945.

C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama dan kedua
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang isi dan makna Sumpah Pemuda yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai ”Persiapan Kemerdekaan Indonesia”.
b. Bertanya jawab tentang gambaran keadaan bangsa Indonesia pada masa penjajahan Jepang.
c. Melanjutkan membaca teks tentang BPUPKI secara bergiliran.
d. Bertanya jawab tetang tujuan dibentuknya BPUPKI.
e. Melanjutkan membaca teks tentang Perumusan Dasar Negara RI.
f. Guru bertanya calon rumusan siapakah yang paling mendekati dengan isi Dasar Negara Pancasila.
g. Melanjutkan membaca teks mengenai Panitia Sembilan secara bergiliran.
h. Guru menjelaskan hasil kerja Panitia Sembilan.
i. Membaca teks mengenai Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
j. Dilanjutkan dengan membaca Rumusan Pancasila yang disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945.
k. Menyebutkan bersama-sama rumusan Pancasila yang disahkan.
l. Guru menugaskan siswa untuk menjelaskan nilai yang terkandung pada setiap butir Pancasila.
m. Membaca kemudian menjelaskan dengan kata-kata sendiri mengenai makna lambang Garuda Pancasila.
n. Menyanyikan lagu Gaaruda Pancasila dengan semangat dan sikap sempurna.
o. Untuk pengayaan dan untuk mengukur ketercapaian kompetensi, siswa ditugaskan untuk mengerjakan soal-soal yang ada di dalam buku kerja/buku paket PKn yaitu halaman 10.

3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

E. Sumber/Bahan Belajar
4. Gambar/foto Garuda Pancasila.
5. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 4-7, 7-11.
6. Buku referensi lain.
7. Surat Kabar, dst.

F. Penilaian
Teknik : tugas individu.
Bentuk instrumen : penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen : Menjelaskan mengapa terjadi perubahan dalam rumusan Pancasila yang disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945.


Mengetahui, __________, ___________________

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn



____________________ ____________________
NIP. NIP.



















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : I (Satu)

Bab 1

Standar Kompetensi
Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Kompetensi Dasar
Meneladani nilai-nilai juang para tokoh yang berperan dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator
Menerapkan nilai-nilai juang para tokoh perumus Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu menerapkan nilai-nilai juang para tokoh perumus Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

B. Materi Ajar
Meneladani nilai-nilai perjuangan.

C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Mengajak siswa bertanya jawab tentang kegiatan apa saja yang dilakukan setelah pulang dari sekolah.
c. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang makna Garuda Pancasila yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
d. Mengajak siswa untuk menyanyikan lagu Garuda Pancasila dengan semangat dan bersungguh-sungguh.

2. Kegiatan Inti
a. Bertanya jawab tentang agama yang diakui di Indonesia beserta tempat ibadahnya.
b. Guru menugaskan siswa untuk menjawab pertanyaan dengan memilih gambar yang tepat sesuai dengan nilai-nilai perjuangan.
c. Membahas bersama soal-soal.
d. Guru menugaskan siswa untuk mewarnai dengan baik jawaban soal yang tepat.
e. Bertanya jawab mengenai nilai yang dipesankan pada setiap kasus.
f. Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai perjuangan meraih kemerdekaan, proses perumusan Pancasila dan meneladani nilai-nilai perjuangan. Kemudian berlatih soal-soal latihan pada ”Ayo Belajar” hal. 21-24, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.

3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.

2. Kegiatan Inti
a. Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b. Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c. Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik menyontek.
d. Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.

E. Sumber/Bahan Belajar
1. Gambar/foto para pahlawan.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 12-20, 21-24.
3. Buku referensi lain.
4. Surat Kabar, dst.

F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen : Menjelaskan mengapa terjadi perubahan dalam rumusan Pancasila yang disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945.


__________, ___________________
Mengetahui

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn



____________________ ____________________
NIP. NIP.























RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : I (Satu)

Bab 2

Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan Republik Indonesia.

Kompetensi Dasar
Menjelaskan proses Pemilu dan Pilkada.

Indikator
1. Menceritakan proses pemilu di Indonesia.
2. Menyebutkan arti dan asas pemilihan umum di Indonesia.
3. Menyebutkan tahun-tahun pemilihan umum di Indonesia.
4. Menyebutkan tiga tahapan dalam pemilu tahun 2004.
5. Menyebutkan persyaratan calon Presiden dan Wakil Presiden.
6. Menyebutkan daftar Presiden RI.
7. Menyebutkan tugas dan wewenang KPU Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.
8. Mengetahui larangan-larangan pada pelaksanaan kampanye.
9. Menyebutkan aturan-aturan pemilihan Kepala Daerah.
10. Menyebutkan aturan Peraturan Pemerintah (PP).

Alokasi Waktu : 4x 35 menit (2 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menceritakan proses pemilu di Indonesia.
2. Siswa mampu menyebutkan arti san asas pemilihan umum di Indonesia.
3. Siswa mampu menyebutkan tahun-tahun pemilihan umum di Indonesia.
4. Siswa mampu menyebutkan tiga tahapan dalam pemilu tahun 2004.
5. Siswa mampu menyebutkan persyaratan calon Presiden dan Wakil Presiden.
6. Siswa mampu menyebutkan daftar Presiden RI.
7. Siswa mampu menyebutkan tugas dan wewenang KPU Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.
8. Siswa mampu menyebutkan larangan-larangan pada pelaksanaan kampanye.
9. Siswa mampu menyebutkan aturan-aturan pemilihan Kepala Daerah.
10. Siswa mampu menyebutkan aturan Peraturan Pemerintah (PP).

B. Materi Ajar
1. Arti dan asas Pemilu
2. Pelaksanaan Pemilu
3. Proses Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
4. Pemilihan Kepala Daerah

C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama dan kedua
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Membahas tugas yang pekerjaan rumah.
c. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang pelajaran terakhir yang dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai Pemilihan Umum di Indonesia.
b. Bertanya jawab mengenai arti dan asas Pemilu
c. Guru bertanya tentang tujuan diadakannya Pemilu.
d. Siswa menceritakan proses Pemilu yang pernah dilihat oleh siswa baik secara langsung ataupun melalui layar kaca.
e. Bertanya jawab mengenai syarat Presiden menurut masing-masing siswa.
f. Semua siswa mengamati lambang tiga peserta pada zaman Orde Baru.
g. Guru mengajak siswa menyebutkan nama-nama Presiden RI dan wakilnya.
h. Semua siswa mengamati gambar daftar Presiden RI.
i. Guru menjelaskan tujuan dan pelaksanaan kampanye
j. Guru bertanya tentang pengalaman para siswa mengikuti pemilihan di kelasnya, contohnya pemilihan ketua kelas atau ketua OSIS.
k. Bertanya jawab mengenai sikap yang seharusnya dimiliki pada saat mengikuti pemilihan.

3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

E. Sumber/Bahan Belajar
a. Gambar/foto Pemilu.
b. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 25-43.
c. Surat Kabar, dst.


F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita), penilaian tulisan.
Contoh instrumen :
a. Menjelaskan mengapa di negara kita diadakan pemilihan umum.
b. Membuat laporan proses pemilihan ketua OSIS di sekolah.



Mengetahui, __________, ___________________

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn



____________________ ____________________
NIP. NIP.











RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : I (Satu)

Bab 2

Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan Republik Indonesia.

Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan lembaga-lembaga negara sesuai UUD 1945 hasil amandemen.

Indikator
1. Menyebutkan lembaga-lembaga negara sesuai UUD 1945 hasil amandemen.
2. Menyebutkan wewenang MPR.
3. Menyebutkan tugas, fungsi, dan hak-hak DPR.
4. Menyebutkan tugas-tugas DPD
5. Menyebutkan tugas-tugas legislatif Presiden bersama DPR.
6. Menyebutkan tugas BPK.
7. Menyebutkan tugas-tugas Mahkamah Agung (MA).
8. Menyebutkan kewenangan MK
9. Menyebutkan fungsi Komisi Yudisial

Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menyebutkan lembaga-lembaga negara sesuai UUD 1945 hasil amandemen.
2. Siswa mampu menyebutkan wewenang MPR.
3. Siswa mampu menyebutkan tugas, fungsi, dan hak-hak DPR.
4. Siswa mampu menyebutkan tugas-tugas DPD.
5. Siswa mampu menyebutkan tugas-tugas legislatif Presiden bersama DPR.
6. Siswa mampu menyebutkan tugas BPK.
7. Siswa mampu menyebutkan tugas-tugas Mahkamah Agung (MA).
8. Siswa mampu menyebutkan kewenangan MK.
9. Siswa mampu menyebutkan fungsi Komisi Yudisial.

B. Materi Ajar
1. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
2. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
3. Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
4. Presiden.
5. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
6. Kekuasaan Kehakiman.

C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama
1. Kegiatan Awal
1. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
2. Membahas tugas yang pekerjaan rumah.
3. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang pelajaran terakhir yang dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti
1. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai Lembaga-lembaga Negara.
2. Guru bertanya tentang fungsi lembaga negara.
3. Berdiskusi mengenai suasana suatu negara apabila tidak memiliki pemerintah.
4. Guru menjelaskan lembaga-lembaga negara RI.
5. Berdiskusi mengenai sistem pemerintahan negara RI.
6. Siswa diminta untuk mengamati bagan hubungan lembaga negara RI.
7. Guru menjelaskan bagan hubungan lembaga negara RI.
8. Guru menjelaskan asas pemerintahan Indonesia.

3.Kegiatan Penutup
1. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
2. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
3. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

E. Sumber/Bahan Belajar
a. Gambar/foto lembaga-lembaga negara.
b. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 43-50.
c. Surat Kabar, dst.



F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita), penilaian tulisan.
Contoh instrumen :
Menjelaskan mengapa dalam suatu negara diperlukan lembaga-lembaga negara (eksekutif, legislatif, dan yudikatif).


Mengetahui, __________, ___________________

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn



____________________ ____________________
NIP. NIP.



.












RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : I (Satu)

Bab 2

Standar Kompetensi
Memahami sistem pemerintahan Republik Indonesia.

Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan tugas dan fungsi pemerintahan pusat dan daerah.

Indikator
1. Menyebutkan tugas dan fungsi pemerintahan pusat.
2. Menyebutkan tugas masing-masing antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
3. Menyebutkan tugas dan fungsi pemerintah daerah.
4. Menyebutkan perangkat daerah.

Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menyebutkan tugas dan fungsi pemerintahan pusat.
2. Siswa mampu menyebutkan tugas masing-masing antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
3. Siswa mampu menyebutkan tugas dan fungsi pemerintah daerah.
4. Siswa mampu menyebutkan perangkat daerah.

B. Materi Ajar
1. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
2. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
3. Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
4. Presiden.
5. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
6. Kekuasaan Kehakiman.

C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama

1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Membahas tugas pekerjaan rumah.
c. Dilanjutkan dengan bertanya jawab tentang pelajaran terakhir yang dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai Pemerintah Pusat.
b. Guru bertanya mengenai defenisi pemerintah.
c. Tanya jawab tentang sistem pemerintahan Indonesia.
d. Tanya jawab mengenai defenisi hukum.
e. Berdiskusi mengenai aparat penegak hukum dan fungsinya.
f. Guru menjelaskan sistem pemerintah pusat.
g. Siswa membaca teks mengenai hubungan pemerintah pusat dan daerah.
h. Bersama-sama menyebutkan susunan pemerintah daerah.
i. Guru memberi penjelasan mengenai pemerintah daerah dan fungsinya.
j. Berdiskusi mengenai otonomi daerah dan fungsinya
k. Bertanya jawab mengenai manfaaat otonomi daerah.
l. Guru menugaskan siswa untuk membuat bagan perbandingan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
m. Semua siswa ditugaskan untuk mengerjakan tugas ”Ayo Bercerita”.
n. Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai pemilihan umum di Indonesia, proses pemilu Presiden/Wakil Presiden dan pilkada, lembaga-lembaga negara, serta pemerintahan pusat dan pemerintahan daerah, kemudian berlatih soal-soal latihan pada ”Ayo Belajar” hal 58-60, untuk menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.

3.Kegiatan Penutup
1. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
2. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
3. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa bersoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.


2. Kegiatan Inti
a. Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b. Siswa diberikan lembar soal ulangn harian.
c. Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik menyontek.
d. Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telas selesai.

3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang mengenal peranan Indonesia di Asia Tenggara.

E. Sumber/Bahan Belajar
1. Bagan pemerintah pusat dan daerah.
2. Foto/gambar aparat penegak hukum.
3. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 51- 54, 54-57.
4. Surat Kabar, dst.

F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita), penilaian tulisan.
Contoh instrumen :
Menjelaskan mengapa dalam suatu negara diperlukan lembaga-lembaga negara (eksekutif, legislatif, dan yudikatif).



Mengetahui, __________, ___________________

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn

____________________ ____________________
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)

Bab 3

Standar Kompetensi
Memahami peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.

Kompetensi Dasar
Menjelaskan pengertian kerja sama negara-negara Asia Tenggara.

Indikator
a. Menyebutkan pengertian kerja sama negara-negara ASEAN.
b. Menyebutkan nama para tokoh pendiri ASEAN.
c. Menyebutkan negara-negara anggota ASEAN.
d. Menjelaskan arti lambang ASEAN.
e. Menyebutkan nama-nama yang pernah menjabat sebagai sekjen ASEAN.
f. Menyebutkan tugas pokok sekretariat nasional ASEAN.
g. Menyebutkan langkah-langkah konkret yang telah dicapai ASEAN dalam bidang politik.
h. Menyebutkan contoh bentuk kerja sama ASEAN yang telah tercapai di bidang ekonomi.
i. Menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam mempererat hubungan sosial satu sama lain.
j. Menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam melestarikan kebudayaan negara anggotanya.


Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menyebutkan pengertian kerja sama negara-negara ASEAN.
2. Siswa mampu menyebutkan nama para tokoh pendiri ASEAN.
3. Siswa mampu menyebutkan negara-negara anggota ASEAN.
4. Siswa mampu menjelaskan arti lambang ASEAN.
5. Siswa mampu menyebutkan nama para tokoh yang pernah menjabat sebagai sekjen ASEAN.
6. Siswa mampu menyebutkan tugas pokok sekretariat nasional ASEAN.
7. Siswa mampu menyebutkan langkah-langkah konkret yang telah dicapai ASEAN dalam bidang ekonomi.
8. Siswa mampu menyebutkan contoh bentuk kerja sama ASEAN yang telah tercapai di bidang ekonomi.
9. Siswa mampu menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam mempererat hubungan sosial satu sama lain.
10. Siswa mampu menyebutkan upaya-upaya ASEAN dalam melestarikan kebudayaan negara anggotanya.
11. Membuat kliping dengan teman kelompoknya masing-masing.

B. Materi Ajar
1. Sejarah ASEAN
2. Lambang ASEAN
3. Tujuan pokok pembentukan dan prinsip utama ASEAN
4. Dasar-dasar verja sama untuk mencapai tujuan pokok
5. Struktur sekretariat ASEAN
6. Bidang politik dan keamanan
7. Bidang ekonomi
8. Bidang sosial budaya

C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama dan kedua.
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Membagikan lembar ujian yang sudah diperiksa dan dinilai.
c. Membahas sekilas soal-soal ujian pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai kerja sama antarnegara di Asia Tenggara.
b. Guru menunjukkan peta Asia Tenggara dan meminta semua siswa mengamati letak negara-negaranya.
c. Bersama-sama menyebutkan nama-nama negara ASEAN beserta ibu kotanya.
d. Bersama-sama menyebutkan pemimpin negaranya.
e. Guru menjelaskan sejarah ASEAN.
f. Guru menunjukkan lambang ASEAN dan meminta seluruh siswa untuk mengamatinya.
g. Guru menjelaskan arti lambang ASEAN.
h. Membahas struktur ASEAN.
i. Menggambar peta ASEAN dan lambangnya.
j. Memberikan contoh-contoh kerja sama ASEAN dalam berbagai bidang seperti bidang, politik dan keamanan, bidang ekonomi dan bidang sosial.
k. Mendiskusikan dampak ASEAN bagi negara-negara anggotanya.
l. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok, kemudian menugaskan untuk membuat kliping yang berhubungan dengan kerja sama ASEAN dalam berbagai bidang.

3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

E. Sumber/Bahan Belajar
1. Peta ASEAN.
2. Gambar lambang ASEAN.
3. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 70-75, 75-82.
4. Surat Kabar, dst.

F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen :
1. Menggambar peta ASEAN.
2. Menjelaskan arti lambang ASEAN dengan kata-kata sendiri.



Mengetahui, __________, ___________________

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn



____________________ ____________________
NIP. NIP.






RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)

Bab 3

Standar Kompetensi
Memahami peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.

Kompetensi Dasar
Memberikan contoh peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.

Indikator
Menyebutkan hasil peran aktif Indonesia dalam ASEAN.

Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (2 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu menyebutkan hasil peran aktif Indonesia dalam ASEAN.

B. Materi Ajar
Peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.

C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi dengan teman sebangku.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Mengumpulkan tugas kelompok kliping.
c. Tanya jawab mengenai pelajaran pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai peran Indonesi adalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
b. Guru menerangkan peran serta Indonesia di ASEAN.
c. Guru menugaskan siswa untuk membuat karangan mengenai sebuah contoh peran Indonesia dalam lingkungan di negara-negara ASEAN dengan panjang karangan maksimal dua lembar kerta folio.
d. Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai kerja sama antarnegara di asia tenggara, kerja sama negara-negar ASEAN dalam berbagai bidang, dan peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.

3. Kegiatan Penutup
Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Pertemuan kedua
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.

2. Kegiatan Inti
a. Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b. Siswa diberikan lembar soal ulangn harian.
c. Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik menyontek.
d. Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telas selesai.

3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya, yaitu tentang mengenal politik luar negeri Indonesia.

E. Sumber/Bahan Belajar
Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 70-75, 75-82.
Buku referensi lain.
Surat Kabar, dst.

F.Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen :
Membuat karangan mengenai peran aktif Indonesi di negara-negara ASEAN.
Mengetahui, __________, ___________________

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn



____________________ ____________________
NIP. NIP.





























RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)

Bab 4

Standar Kompetensi
Memahami peranan politik luar negeri Indonesia dalam era globalisasi.

Kompetensi Dasar
Menjelaskan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Indikator
1. Menyebutkan arti kebijakan bebas-aktif.
2. Menyebutkan tujuan politik luar negeri.
3. Menyebutkan faktor yang menentukan perumusan politik luar negeri.

Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menyebutkan arti kebijakan bebas-aktif.
2. Siswa mampu menyebutkan tujuan politik luar negeri.
3. Siswa mampu menyebutkan faktor yang menentukan perumusan politik luar negeri.

B. Materi Ajar
1. Corak politik luar negeri RI yang bebas dan aktif.
2. Tujuan politik luar negeri.
3. Factor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan rumusan politik luar negeri.

C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan.
Pertemuan pertama
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Membagikan hasil ulangan harian.
c. Dilanjutkan dengan membahas sekilas mengenai soal-soal ulangan harian pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai politik luar negeri bebas aktif.
b. Berdiskusi mengenai apa yang dimaksud dengan perang dingin.
c. Guru bertanya mengenai defenisi netral.
d. Guru menjelaskan alasan mengapa Indonesia mengambil sikap netral.
e. Berdiskusi mengenai definisi politik.
f. Guru melanjutkan dengan menjelaskan tujuan politik luar negeri.
g. Siswa menyebutkan kepanjangan GBHN.
h. Guru menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan rumusan politik luar negeri.
i. Guru meminta semua siswa untuk mengamati posisi geografis Indonesia yang strategis dalam percaturan politik dunia.

3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

E. Sumber/Bahan Belajar
1. Peta dunia.
2. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 4-7, 7-11.
3. Buku referensi lain.
4. Surat Kabar, dst.

F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen : Menjelaskan mengapa negara Indonesia melaksanakan politik luar negeri bebas aktif.

Mengetahui, __________, ___________________

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn

____________________ ____________________
NIP. NIP.




































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas : VI (Enam)
Semester : II (Dua)

Bab 4

Standar Kompetensi
Memahami peranan politik luar negeri Indonesia dalam era globalisasi.

Kompetensi Dasar
Memberikan contoh peranan politik luar negeri Indonesia dalam percaturan internasional.

Indikator
1. Menyebutkan hasil politik bebas aktif RI di forum internasional.
2. Menyebutkan isi Dasasila Bandung.
3. Menjelaskan tujuan dibentuknya gerakan Non Blok.
4. Menyebutkan syarat untuk menghadiri KTT Non Blok.
5. Menjelaskan tujuan terbentuknya OKI.
6. Menyebutkan tujuan terbentuknya APEC.

Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (2 pertemuan).

A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menyebutkan hasil politik bebas aktif RI di forum internasional.
2. Siswa mampu menyebutkan isi Dasasila Bandung.
3. Siswa mampu menjelaskan tujuan dibentuknya gerakan Non Blok.
4. Siswa mampu menyebutkan syarat untuk menghadiri KTT Non Blok.
5. Siswa mampu menjelaskan tujuan terbentuknya OKI
6. Siswa mampu menyebutkan tujuan terbentuknya APEC.

B. Materi Ajar
1. Konferensi Asia Afrika.
2. Gerakan Non Blok.
3. OKI.
4. APEC.

C. Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan kontekstual.
2. Pendekatan Cooperatif Learning.
3. Diskusi kelas.
4. Tanya jawab.
5. Penugasan.

D. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan pertama dan kedua
1. Kegiatan Awal
a. Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.
b. Dilanjutkan dengan membahas sekilas mengenai pelajaran yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti
a. Semua siswa diminta menyimak teks yang dibaca oleh siswa yang ditunjuk secara bergiliran mengenai politik luar negeri bebas aktif.
b. Guru menerangkan Konferensi Asia Afrika.
c. Bersama-sama menyebutkan negara-negara anggota Konferensi Asia Afrika.
d. Guru bertanya mengenai defenisi Non Blok
e. Membahas penyelenggaraan KTT Gerakan Non Blok.
f. Bertanya jawab mengenai tujuan Indonesia bergabung dengan Gerakan Non Blok.
g. Guru menerangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
h. Bertanya jawab mengenai fungsi organisasi PBB.
i. Berdiskusi mengenai peran serta Indonesia dalam organisasi PBB.
j. Guru menjelaskan tujuan OKI
k. Bertanya jawab tentang fungsi da peran serta Indonesia dalam organisasi APEC.
l. Siswa diingatkan untuk mempelajari kembali materi mengenai politik luar negeri bebas aktif dan peranan politik luar negeri RI dalam percaturan internasional.

3. Kegiatan Penutup
a. Bersama-sama dengan seluruh siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari.
b. Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari selama pertemuan itu untuk mengetahui pencapaian indikator dan kompetensi dasar.
c. Mengakhiri pelajaran dengan mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Awal
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali ulangan harian.

2. Kegiatan Inti
a. Siswa diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b. Siswa diberikan lembar soal ulangan harian.
c. Siswa diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik menyontek.
d. Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah selesai.

3. Kegiatan Penutup
Siswa diingatkan untuk mempelajari materi berikutnya.

E. Sumber/Bahan Belajar
1. Buku paket (Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 1, terbitan ESIS, karangan Dra. Dyah Sriwilujeng M.Pd.) hal. 91-96, 96-106.
2. Buku referensi lain.
3. Surat Kabar, dst.

F. Penilaian
Teknik : Tugas individu.
Bentuk instrumen : Penilaian lisan, penilaian unjuk kerja (keberanian anak bercerita).
Contoh instrumen : Menjelaskan mengapa Indonesia bersikap aktif dalam memelihara perdamaian dunia.

Mengetahui, __________, ___________________

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PKn


________________ ____________________
NIP. NIP.

Bukan Omong Kosong

rENUNGAN

Summary:ersys
SEPULUH CIRI ORANG BERPKIR POSITIF


1. MELIHAT MASALAH SEBAGAI TANTANGAN
Bandingkan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat maka dia akan berpikir hidupnya adalah menjadi orang yang paling sengsara di dunia.

2. MENIKMATI HIDUP
Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati

3. PIKIRAN TERBUKA UNTUK MENERIMA SARAN DAN IDE
Pikiran terbuka membutuhkan kebesaran hati dan tentu kesabaran. karena dengan begitu, akan ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu menjadi lebih baik.

4. MENGHILANGKAN PIKIRAN NEGATIF SEGERA SETELAH PIKIRAN ITU TERLINTAS DI BENAK
Suatu kendala yang sebetulnya bisa diatasi dengan kepala dingin jika sudah dilandasi dengan pikiran negatif ternyata hanya akan menimbulkan masalah baru.

5. MENSYUKURI APA YANG DIMILIKI
Hindari berkeluh kesah tentang apapun yang tidak dimiliki karena justru akan menjadi beban. sebaliknya jadikan hal itu sebagai motivasi untuk meraih hidup yang diharapkan.

6. TIDAK MENDENGAR GOSIP YANG TAK MENENTU
Sudah pasti gosip erat sekali dengan berpikir negatif. karena itu sebisa mungkin jauhi gosip-gosip yang tak jelas asalnya.

7. TIDAK MEMBUAT ALASAN TETAPI AMBIL TINDAKAN
NATO ( No Action, Talk Only ) itu adalah ciri khas orang berpikir negatif. maka ambilah tindakan dan buktikan bahwa anda bisa mengatasi masalah sebagai orang yang berpikir positif.

8. MENGGUNAKAN BAHASA YANG POSITIF
Saat kita berkomunikasi dengan orang lain gunakan kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme sehingga dapat memberikan semangat terhadap lawan bicara kita

9. MENGGUNAKAN BAHASA TUBUH YANG POSITIF
Diantara bahasa tubuh yang lain senyum merupakan wujud dari berpikir positif karena akan menimbulkan kesan bersahabat dan akan menjadi lebih akrab dengan suasana.

10. PEDULI PADA CITRA DIRI
Itu sebabnya, mereka berusah tampil baik bukan hanya di luar tetapi juga di dalam.

Itulah sepuluh tanda orang berpikir positif semoga artikel diatas bermanfaat untuk anda. jadilah orang yang berpikir positif dalam menyelesaikan masalah sehingga kita tidak akan terbebani dengan hidup ini.



10 ciri orang berpikir positif Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/social-sciences/1901760-10-ciri-orang-berpikir-positif/